Sign up with your email address to be the first to know about new products, VIP offers, blog features & more.

Penanggulangan Limbah dengan Instalasi Pengolahan Air Limbah Domestik

ipal domestikInstalasi pengolahan air limbah atau disebut juga IPAL adalah suatu struktur yang dirancang untuk mengolah air limbah menjadi air yang layak dibuang ke drainase umum. Meskipun asalnya air limbah, namun hasil dari pengolahan air limbah ini setidaknya tidak mencemari drainase umum dan dapat dimanfaatkan baik untuk kehidupan orang banyak atau digunakan kembali untuk sektor industri.

Secara umum, air limbah domestik dibagi menjadi dua yaitu black water dan grey water. Black water adalah air limbah yang berasal dari toilet atau feses manusia, sedangkan grey water merupakan air limbah yang berasal dari kegiatan mandi, cuci, dan lain-lain. Sektor rumah tangga yang tidak mempunyai instalasi pengolahan limbah tentu akan langsung membuang limbah tersebut ke sistem drainase umum dan mencemari air disekitarnya. Salah satu instalasi pengolahan air limbah (IPAL) domestik adalah dengan menggunakan sistem biofilter anaerob-aerob.

Cara Kerja Instalasi Pengolahan Air limbah Domestik Sistem Biofilter Anaerob-aerob

Sebelum limbah masuk k edalam tangki pengolahan, terlebih dahulu limbah tersebut harus masuk dalam tangki pre treatment atau bak pengendapan awal. Jika air limbah tersebut mengandung pasir, pasir akan mengendap di dasar ruangan dan lapisan minyak akan mengambang di ruang perangkap. Kemudian air yang telah lolos dari pre treatment akan mengalir ke pipa menuju proses biofilter anaeorob-aerob.

Air yang sudah tidak terkontaminasi dari sampah, minyak, pasir, dan lain-lain kemudian dialirkan ke bak kontaktor anaerob yang diisi dengan media dari bahan biofilter. Air tersebut kembali di saring dengan sistem aliran dari bawah ke atas sehingga mengurangi kecepatan partikel yang terdapat pada air buangan dan partikel yang tidak terbawa aliran akan mengendap di dasar. Sistem biofilter anaerob-aerob sangat cocok digunakan dalam mengolah air limbah rumah tangga, perkantoran, hotel, rusun, kos-kosan, apartemen, dan sektor lainnya dengan syarat kapasitas nya tidak terlalu besar. Air hasil olahan tersebut dapat digunakan lagi untuk menyiram tanaman, mengguyur kloset, mencuci mobil, bahkan bisa digunakan untuk minum dan mandi kembali.

No Comments Yet.

What do you think?

Your email address will not be published. Required fields are marked *